Cari

Budi Iskandar

Jejak Literasi "Baca, Dengar, Tulis dan Menginspirasi"

Kategori

Pendidikan

IMG-20170722-WA0031gerakan membacakan cerita untuk anak diinisiasi oleh Komunitas Ngejah dan penggerak PKK desa Sukawangi.

Membacakan cerita untuk anak seharusnya menjadi budaya positif yang bisa membantu tumbuh kembang anak dan merawat kedekatan mereka dengam buku.

Melalui gerakan yang dimulai dari kp. Sukawangi para pegiat Komunitas Ngejah bersama PKK desa sukawangi bertujuan memberikan pengetahuan tentang pentingnya membacakan cerita untuk anak oleh para orangtua. Selain itu gerakan ini juga sebagai sarana pembudayaan gemar membaca sejak dini. 

Gerakan ini dilaksanakan bertepatan dengam hari anak nasional yakni pada Minggu, 23 Juli 2017.

Iklan

Kelas Dongeng Inspiratif (KDI)- Pendidikan Alternatif di Hari Pertama Sekolah

Jpeg
Kelas Dongeng Inspiratif (KDI)

Tahun ajaran baru penuh dengan inovasi di dunia pendidikan. Di hari pertama sekolah Menteri Pendidikan dan kebudayaan, Anies Baswedan meluncurkan program #HariPertamaSekolah. Programnya berupa ajakan pada orang tua murid untuk mengantarkan anak-anak ke sekolah di hari pertama.

Antusisasme masyarakat sangat membeludak. Terbukti dari bermunculannya foto-foto orang tua maupun teman-teman saya yang diupdate di media sosial seperti Facebook, Twitter maupun Instagram. Continue reading “Kelas Dongeng Inspiratif (KDI)- Pendidikan Alternatif di Hari Pertama Sekolah”

Featured post

GERAKAN KAMPUNG MEMBACA: MEMBANGUN KECERIAAN DITENGAH BULAN RAMADHAN

13516707_1080826965316525_8921382307592611929_nTahu tidak rupanya membaca mampu mengasah kemampuan berfikir otak? Jika kamu seorang pelupa, maka membaca bisa menjadi penawarnya. Dengan membaca kita akan mendapatkan informasi baru yang mungkin tidak kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Continue reading “GERAKAN KAMPUNG MEMBACA: MEMBANGUN KECERIAAN DITENGAH BULAN RAMADHAN”

Featured post

NGABUBURIT RASA LITERASI

image

How are you today?

Semoga puasanya pada lancar ya book lovers.
Saya mau woro woro ni. Pendaftaran pelatihan kepenulisan tinggal 6 hari lagi. Hayoo siapa yg belum daftar.

Silahkan cepet gabung di ” NGABUBURIT RASA LITERASI”

Karena pesertanya terbatas, maka panitia akan melakukan scrining buat kamu yang punya motivasi tinggi buat belajar.

Cara daftarnya simple. Cukup dengan:
KETIK:
NAMA LENGKAP_ASAL SEKOLAH/UMUM_NO HP/BBM_MOTIVASI MENGIKUTI ACARA

KIRIM KE👇
SMS: 082147501008
atau
BBM: 53E8E196

Bisa juga langsung mengisi daftar peserta di Taman Baca Aiueo Komunitas Ngejahh

Kegiatan ini full GRATISSSS hanya buat kamu…

Lokasi kegiatan di👉 kp. Sukawangi Desa. Sukawangi Kec. Singajaya Kab Garut

#ngabuburitrasalitetasi #pelatuhankepenulisan #gerakankampungembaca #banggaanakmuda

Jangan lupa bahagia okayyy..

                                                                                                                                                                                               Semakin IMG_1018.JPGbanyak komunitas bergerak untuk mencerdaskan anak bangsa. Kolabirasi antar komunitas menjadi salah satu kunci kesuksesan membangun atmosfer pendidikan yang dinamais.

Gerakan literasi salah satu cara yang digagas Komunitas Ngejah untuk memperkenakan dan meningkatkan minat dan kemampuan membaca masayarakat, khususnya anak-anak di daerah garut bagian selatan. Meskipun pada kenyataannya gerakan literasi Komuitas Ngejah ini sudah merambah di dua kabupaten, yaitu Garut dan Tasikmalaya.

Melalui salah satu programnya yaitu Gerakan Kampung Membaca. Komunitas ngejah kembali beraksi menyambangi kampung-kampung terdalan dan tertinggal di wilayah Garut bagian selatan. Kali ini Gerakan Kampung Membaca disokong oleh dua komunitas lainnya, yang memiliki visi yang sama namun dalam pola gerakan yang berbeda.

Komunitas Trooper Nusantara yang digawangi Pak Yamin, memfasilitas dua buah mobil untuk mengantarkan Tim Gerakan Kampung membaca menuju 3 titik lokasi GKM yang diselenggarakan mulai 5 Mei s.d 6 Mei 2016. Tidak hanya komunitas tersebut yang ikut andil dalam GKM kali ini. Untuk mengabadikan setiap moment, Komunitas 1001 wajah nusantara juga ikut bergabung menyambangi anak-anak di pelosok negeri.gkm2.jpg

12 orang relawan siap berangkat. Dengan bertumpuk buku dan barang-barang kebutuhan sepanjang perjalanan. Juga beberapa hadiah untuk aak-anak dilokasi.

Lokasi pertama GKM yaitu Kampung Sagara Desa Maroko Kecamatan Cibalong. Di lokasi tersebut sudah berdiri satu pojok baca yang digagas oleh Aan, salat satu tokoh di kampung tersebut. Aan mengaku senang dan memiliki harapan besar untuk Gerakan kampung Membaca.

“Gerakan Kampung Membaca, memfasilitasi kami bahan bacaan. Sehingga meskipun kami berada jauh dari keramaian kota dan toko-toko buku, kini kami bisa membaca buku seperti orang lainnya” begitu pengakuan Aan

Selain itu dia menambahkan dengan adanya GKM, anak-anak menjadi terhibur dan minat membaca mereka jadi meningkat, karena bantuan fasilitas yang ada.

Selepas dari kampung Sagara Tim GKM melanjutkan prjalanan menuju dua lokasi laiinnya. Mereka bermalam di Kampung Gorowong. Lama perjalanan 3 jam mereka tempuh untuk sampai dilokasi kedua. Dan tim bermalam dilokasi tersebut.

dongeng

Pagi harinya baru acara GKM kembali di gelar. Antusiasme peserta GKM sangat tinggi. Pukul 07.00 WIB sekitar 95 anak-anak usia Sekolah Dasar s.d Sekolah Menengah Atas berkumpul di tengah lapangan. Relawan memulai aktifitas GKM dengan senam, dialanjutkan dongeng dari Kak Budi dan sam (boeka Tangan). Saat mendengarkan dongeng, peserta riuh dan sangat menikmati dongengnya. Sehingga tidak jarang dibeberapa bagian peserta mengangguk-anggukan kepala atau tertawa.

“Saat aak-anak tertawa bahagia karena kedatangan kami, ini adalah salah satu bukti bahwa mereka senang. Gerakan Kampung Membaca adalah hal yang bisa kami lakukan. Dan ini menjadi suatu kebahagiaan yang tak ternilai buat kami” ucap Roni Nuroni selaku koordinator GKM kali ini.

Kegiatan membaca bersama selama 30 menit menjadi agenda wajib dalam GKM. Dan rangkaian acara GKM biasa diakhiri denga permainan-permainan kecil bersama anak-anak.

Hari semakin siang. Tim relawan kembali melanjutakan perjalanan menuju Lokasi terakhir di kampung Cinangsi Kecamatan Peundeuy. GKM digelar selepas melaksanakan shalat jumat.

Runtunan acara GKM berjalan dengan lancar. Di setiap lokasi, ti relawan menyerahkan tambahan buku kepada para koordinator pojok baca dimasing-masing kampung. Sedangkan khusus kampung gorowong diberikan tambahan Al-quran.

Matahari perlahan tenggelam, hujan pun menemani kepulangan relawan GKM dari Cinangsi untuk kembali melanjutkan gerakan literasinya di lokasi-lokasi berikutnya.

DSC02861

Budi Iskandar- Pengurus Komunitas Ngejah

Featured post

Perjalanan Pertama

Hamparan laut biru, langit yang cerah, dan bukit-bukit hijau memesona mata. Indah terlihat. Para nahkoda siap mengantarkan penumpang mengarungi lautan luas yang indah itu. Ikan-ikan kecil berwarna-warni, hilir mudik dibawah kapal. Dan sampah-sampah liar mengambang di permukaan.

Kampal besar dengan tulisan I Love Indonesia, meneguhkan hati Fatir, guru muda yang dikirim untuk mengajar di pelosok tanah Sumbawa. Yang dia bayangkan hanya kuda, dan madu, sesekali terlintas wajah anak- anak pedalaman yang akan menyambutnya dengan wajah berseri. Itu pun belum tergambar jelas. Apa yang akan dia temui nanti belum tentu sama dengan apa yang dibayangkaannya saat ini. Continue reading “Perjalanan Pertama”

Featured post

School in the Jungle, kualitas internasional

Pertama mendengar bahwa saya diberikan amanah menjadi pendidik di kabupaten sumbawa barat-NTB, saya berpikir bahwa daerah ini adalah kawasan dengan kualitas pendidikan yang perlu ditingkatkan. Continue reading “School in the Jungle, kualitas internasional”

Featured post

Jpeg

Sabtu/26 Januari 2015. GEmari Buku fasilitasi pelatihan untuk para guru di lima titik di indonesia. wilayah yang mendapatkan manfaat dari pelatihan ini adalah; wakatobi, nunukan, kuburaya, banten, dan Sumbawa Barat. Sumbawa Barat menjadi tempat pertama pelaksana pelatihan tersebut. Continue reading “Membangun Guru Profesional untuk KSB Berkarakter”

Featured post

Belajar matematika itu butuh pikiran yang tenang, jernih, dan santai. Untuk menenangkan pikiran siswa, maka di setiap awal pembelajaran saya terbiasa memberikan apersepsi awal untuk siswa. Disamping itu senam otak juga menjadi andalan untuk menyeimbangkan kemampuan berfikir siswa, antara otak kanan dan otak kiri. Continue reading “Lima Guru Muda dari Kelas IV SDN Mantar”

WordPress.com.

Atas ↑