Jumat, 21 Agustus 2015. Perjalanan berikutnya menuju Jorok Tiram menemui anak-anak hebat di SDN Jorok Tiram. Awal jumpa mereka mungkin bertanya-tanya “siapa kakak itu ya?

Saya ditemani bang andi PH untuk melaksanakan kegiatan SGI Road to School di sekolah tersebut. Semaraknya kegiatan ini dibuktikan dengan antusiasme 225 peserta siswa SDN Jorok Tiram.

Anak-anaknya heboh sekali, sehingg sering sekali bapak kepala sekolah turun tangan untuk menenangkan mereka. Dan serentak semuanya diam, hening, tenang saat bapak kepala yang ambil bicara. Namun antusiasme mereka tak ada matinya saat SAM, boneka tangan yang bicara. Semuanya tertawa seru.

Perjalanan menuju Jorok Tiram

Tentunya butuh waktu untuk sampai Jorok Tiram. Jorok Tiram sendiri merupakan desa bagian dari kecamatan taliwang. Jaraknya tidak terlalu jauh, jika kitab tempuh dengan sepeda motor, hanya butuh waktu 30 menit (maksimal).

Sepanjang jalan menuju lokasi, kita hanya bisa melihat hamparan hutan dengan pohon-poho kecil. Sampai di lokasi kita akan melihat lagan kosong yang sangat luas. Tampak seperti lautan yang sudaj kering, dan di kerumuni ratusan rumah penduduk.

Dari JT jalanan masih panjang. Di penghujung jalan ada desa kertasari, dengan penduduk asli keturunan bugis. Meski mereka tinggal di tanah sumbawa, penduduknya tidak begitu paham dengan bahasa daerah. Keseharian mereka menggunakan bahasa bugis.

Jpeg

Iklan