Istana anak sebuah kegiatan yang rutin saya laksanakan di sore hari. Kegiatan ini mengusung tema ceria tapi penuh makna. Rutinitas yang saya lakukan tiap sore bada ashar ini tidak hanya diikuti peserta anak, tapi ada juga anak yang sudah beranjak dewasa. Dia selalu ikut setiap momen istana anak. Seorang perempuan yang memiliki keterbelakangan mental, sehingga menyebabkan dia tumbuh tidak seperti teman-teman seumurannya.Keceriaan di bangun di kegiatan Istana anak, karena setiap anak memiliki hak untuk ceria. Selain membangun keceriaan di istana anak di ajarkan pula tentang materi sekolah, pembangunan karakter mulai dari hal terkecil, seperti bagaimana adab ketika bertamu. Tidak jarang di awal pengabdian saya, anak masuk seenaknya tanpa permisi atau mengucap salam, dan alhamdulullah perlahan tapi pasti anak sudah memunculkan perubahan sikap ke arah yang lebih baik.

Semua ini adalah tentang pembiasaan. Kurangnya perhatian dari orang tua bukan hal yang asing di tempat saya mengabdi hari ini (mantar), sehingga anak berprilaku tanpa norma dan aturan yang jelas. Mereka kesulitan mengetahui yanga benar dan yang salah. Entah bagaimana pendidikan yang di berikan dari orang tua terhadap anaknya.

Beginilah kehidupan di desa, yang kesadaran pendidikannya masih minim. Jauh dari kata “sempurna”. Mesk demikian, tidak semua orang tua memiliki pola mendidik anak dengan kebebasan.

Jpeg
Jpeg
Iklan