2015-03-14_09.51.24

Fenonena di abad 21 ini, anak-anak jarang sekali mengenali lagu-lagu bernuansa pendidikan, mereka lebih menyukai lagu bertema “cinta” yang lebih identik untuk orang dewasa. Orang tua tidak mempermasalahkan ini, padahal lirik lagu yang tidak pas dengan umur anak dapat mempengaruhi pertumbuhan anak itu sendiri.

Sebenarnya lagu dengan musik yang indah bisa memberikan relaksasi tersendiri. Dengan mendengarkan lagu dan musik yang indah, membuat tubuh rilek dan hati tenang. Penelitian profesor Grahan Welch menyatakan bahwa dengan bernyanyi juga bisa menyehatkan badan. Bernyanyi merupakan senam organ bagian dalam baik itu paru-paru, perut, maupun bagian tubuh lainnya.

Melihat kondisi anak sangat tertarik untuk bernyanyi, maka pembelajaran di dalam kelas bisa lebih mudah disampaikan melalui lirik-lirik lagu. Anak didik di sekolah akan melakukan kerja lebih. Berdasar pengalaman saya, anak didik yang tadinya malas menulis bisa jadi mempunyai ketertarikan untuk menuliskan materi  dalam lirik-lirik lagu.

Dengan mengubah syair lagu yang mereka sukai menggukan materi ajar yang sudah guru sesuaikan nada dengan kirik lagu aslinya. Anak didik termotivasi untuk lebih cepat menghafalkan materi ajar. Metode ini juga akan kebih pas jika diberikan tambahan gerakan-gerakan tubuh. Khusu untuk anak yang aktif, bernyanyi di tambah dengan beberapa gerakan tubuh dapat menyalurkan energi mereka. Mereka yang biasanya lari kesana kemari mampu mengendalikan diri untuk tetap mengikuti kegiatan pembelajaran dengan tenang di tempatnya.

Baru-baru ini saya gali tentang strategi pembelajaran. Strategi penyampaian materi ajar dengan bernyanyi merupakan strategi Quantum Teaching dimana guru memasuki dunia anak didik. Guru menjadi siswa, begitu tepatnya. Sebagai seorang guru memiliki kemampuan menyelami jiwa anak didik menjadi sebuah keharusan. Dengan begitu guru bisa mengendalikan dan memenuhi kebutuhan yang di butuhkan anak didik. Selanjutnya ketika mereka sudah memiliki ketertarikan dengan guru, tidak sulit untuk mengarahkan mereka ke pembelajaran inti dengan kata lain memasukan dunia guru pada dhnia anak.

Strategi pembelajaran dengan bernyanyi sangat menyenangkan untuk di lakukan siswa. Selain itu, strategi ini bisa digunakan untuk berbagai materi ajar. Artinya tidak terbatas pada satu materi ajar. Syarat utamanya guru mau dan mampu mendesain suasana kelas yang menyenangkan dan berani berkreasi tanpa batas. Suara jelek bukan alasan untuk tidak menyampaikan materi dengan strategi ini. Guru bisa meminta siswa yang suka bernyanyi untuk memandu. Hal ini menjadi kelebihan lainnya, siswa diajarkan untuk berani memimpin, sabar, dan mau bekerjasama. Tugas guru sebagai pengajar yang memberikan materi ajar terlaksana dengan baik. Menumbuhkan karakter tanggung jawab, sabar dan karakter lainnya juga bisa di lakukan dalam pembelajaran.

Iklan