image

Sudah sebulan saya menjadi pendidik anak-anak di salah satu kampung terisolir di Kabupaten sumbawa barat. Bersama mereka kawan-kawan saya. Kami mencoba untuk terus berkontribusi untuk perbaikan pendidikan.

Di sela perjuangan ini saya harus juga memanfaatkan waktu untuk berkarya. Menulis salah satunya. Beberapa waktu lalu, di awal januari, saya dengan kawan saya membuat aebuah tulisan yang berkaitan dengan metide pengajaran. Kami menganukannya dalam ajang kompetiai internasional. 15 januari kami dapat kabar bahwa media yang kami angkat lolos seleksi nasional. Senangnya bisa berkarya.
Ajang kompetiai ini diselenggarakan oleh IENVEX. Banyak bidang yang di lombakan di dalam kompetisi karya di sini.

Untuk iti kami mencari dukungan dari berbgai eleme terkait. Alhamdulillah semua yang kami temui baik itu yang di KSB, maupun Mataram memberikan aptrsiasi positif. Sesuai jadwal saya beserta kawan-kawan saya akan berangkat di pertengahan april tahun 2015 ini.

Tempat presentasi karya kami di Malaysia, UNIMAP Perlis tepatnya. Penilaian hasil karya akan di lakukan selama 3 hari, 17-19 April 2015. Selain mempresentasikan hasil karya, saya juga merasa senang karena menjadi salah satu bagian dari ajang ini, saya juga diberikan kesempatan untuk mengenalkan kekhasan daerah Indobesia khususnya Kabupatrn Sumbawa Barat.

Terimakasih kawan: Andi PH, Pipit, Riri, Elis, dan Ilfa. Kebahagiaan di awal penhabdian ini akan menjadi kenangan tetindah untuk saya. Sadar atau tidak sadar di dalam keikhlasan yang sudah kita bangun dalam hati. Banyam barokah untuk kemaslahatan hidup kita. Mari kita tetus berjuang, membuat karya terbaik kita di sini. Hari ini atau pun nanti.

Iklan