Mataku masih terasa segar, susah sekali ia untuk di tutup. Kantuk tidak juga terasa, dan kamu tahu hari ini tanggal berapa ?. 31 Desember 2014, ini artinya kita sedang berada dipenghujung tahun.

Mobil-mobil berseliweran, begitupun dengan motor-motor, pokonya kesunyian malam hari punah di akhir tahun ini. Ada yang lebih aneh lagi. Sudah pasti kamu tidak penasaran lagi. Hujan kerlap-kerlip di atas langit, warnanya beragam, merah, kuning, biru, pokonya kamu pasti sudah tahu. Sebelum cahaya itu menyembur membentuk sebuah bunga yang aneh, ada bunyi meletup-letup.

Pokonya aneh, entah kenapa kilatan cahaya itu harus dibuat. Anak muda keluar seperti lebah yang sudah kelaparan mencari madu. begitupun orang tua, mungkin karena ini kota ?.

Di kampungku tidak ada letupan bercahaya seperti itu. Semua orang berkumpul di surau, berdoa, dipimpin oleh sang ajeungan. Orang kota bilang letupan cahaya itu adalah kembang api. Prosesi membakar kembang api kurang laku di kampungku, karena prosesi itu aneh.

Ada yang lebih aneh lagi. Ya aneh sekali. Aku dan si sudendi, dengan teman-temanku yang lainnya, malah sibuk sendiri dengan tugas. Pasti kamu gak tahu alasannya. Hari ini hari libur, katanya “hari libur produktif. Kamu juga harus coba buat hari libur produktifmu tuh.

Tahun 2015 ini coba di buat aneh lagi. Sudah terlalu banyak cara hidup yang lempeng-lempeng saja di tahun 2014. Boleh juga buat hal aneh di tahun 2015, tapi coba saja buat hal aneh yang produktif. Caranya gimana? kamu pasti lebih tahu. Buat referensi saja nih, aku buat resolusi aneh di tahun 2015 ini. Targel lanjut kuliah S2. Bisa, gak bisa, pasti bisa, asal mau mencoba dan berusaha. Lebih aneh lagi membesarkan komunitasku di rumah. Supaya manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak orang di Indonesia ini.

Mana resolusi anehmu??

IMG_5081

Iklan