10610508_10202975257244213_460324243462965831_n

Mendapatkan kabar dari teman-teman se paviliun, ada Guru SGI V yang meninggal di lokasi penempatan, serasa mimpi. Pikiranku melayang sejenak, benarkah?, bagaimana itu bisa terjadi?, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya muncul beriringan.

Hari masih terlalu dini untuk mendapatkan info ini. Guru SGI V minggu depan sudah harus pulan ke LPI. Akan ada riuh kesenangan yang akan terjadi di tanggal 26 Novenbver 2014 nanti, hanya itu yang kubayangkan beberapa waktu ini.

Sepertinya semua ini agak berbalik. Hanya ada kesedihan yang menjadi atmosfir di langit LPI. Kepergian Guru SGI V mbak Asyifatun Jamilah adalah pukulan besar, namun ada anyak kenagan indah yang sudah beliau ukir di dunia pendidikan ini.

Keharuan yang tercipta saat ini, tangisan yang mengalir saat ini, itu semata-mata adalah bukti cinta orang-oarang yang sangat tahu beliau.

Bersama tim manajemen SGI aku meluncur ke bandara Suta, untuk ikut mengantarkannya, walau sebatas sampai bandara. Tidak hanya tim manjemen yang hadir, hampir semua angkatan SGI, ada yang mewakili untuk mengatarnya. INi adalah bukti bahwa memang beliau patut untuk di cintai semua orang.

Hanya beribu harap untukmu mbak Asyifatun Jamilah, sebuah ketenangan atas nama syahid yang engkau dambakan. Semoga ini adalah kabul dari allah, yang selam ini engkau idam-idamkan. Allah sangat mencintaimu, dan inilah jalan yang Allah berikan.

Selamat berjuang sahabatku

Semoga allah berkahimu

Hati ini sayu mengenangkan

teringat di dalam perjuangan

penuh kesabaran dan ketabahan

keteguhan berlandas kekuatan iman

#TerimakasihGuru

Iklan