Membiasakan Siswa/i melakukan hal-hal positif di sekolah bisa membantu perkembangan karakternya. Secara tidak langsung pembiasaan merupakan cara yang ampuh untuk mendidik karakter tadi. Oleh sebab itu saya akan menjeaskan beberapa pembiasaan sehari-hari murid ketika memasuki pintu gerbang sekolah sampai mereka mengawali kegiatan kelas. Berikut adalah pembiasaan yang dilakukan Siswa/i SD Mekarwangi untuk membangun karakter siswa menjadi pribadi yang disiplin, tanggung jawab, dan berani, serta senantiasa menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekitar.
Pagi hari siswa tiba di sekolah jam 06.50 WIB. Pembiasaan yang pertama di lakukan adalah menyalami guru. Kami berdiri di depan kantor sekolah, kemudian siswa beriringan menghampiri kami untuk bersalaman. Untuk hari pertama siswa diminta untuk bersalaman dengan kami ataupun guru lainnya. Kemudian hari-hari berikutnya semua siswa menyalami kami tanpa diminta. Pembiasaan ini tidak tertuju pada satu kelas saja. Melainkan semua kelas yang masuk pada pagi hari.
Berbaris, dan pemeriksaan kebersihan kuku menjadi pembiasaan kedua. Hal ini dilakukan agar siswa tertib masuk kelas dan membiasakan budaya mengantri. Siswa yang paling pertama masuk adalah barisan yang sudah ditentukan, yaitu barisan yang paling dekat dengan pintu masuk. Proses pengecekan keberisahn kuku dilakukan oleh ketua kelas. Saya berada dibelakang ketua kelas untuk meninjau keberlangsungan pengecekan. Tujuan dari aktifitas ini agar siswa senantiasa menjaga kebersihan diri, sehingga bisa mencegah datangnya penyakit. Selain itu ada yang menjadi alasan kenapa ketua kelas yang melakukan pemeriksaan kuku. Pembiasaan ini untuk menumbukan jiwa kepemimpinan dalam diri siswa, membangun kepercayaan antar siswa baik sebagai pemimpin dan sebagai anggota, dan juga membudayakan sikap jujur.

Setelah semua siswa masuk kelas. Semuanya duduk dengan rapi, berdoa, dan membaca surat-surat pendek (Juz 30). Karena dilakukan secara rutin, siswa bisa menambah perbendaharaan hafalan al-quran. Selain itu pembiasan ini akan memberi ketenangan pada siswa. Sesuai penelitian para dokter muslim di Amerika Utara bahwa Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya [1]. Diharapkan siswa bisa lebih konsentrasi ketika mengikuti kegiatan pembelajaran.

Memasuki materi ajar. Siswa sudah siap dengan buku panduan yang sudah di sediakan. Mereka duduk dengan rapi dan  tenang. Pada saat pembelajaran berlangsung. Ada satu pembiasaan lagi yang harus dilakukan siswa selama belajar. Ketika siswa ingin mengemukakan pendapat, bertanya, atau menyampaian sanggahan, maka siswa harus mengacungkan tangan terlebih dahulu. Tujuannya agar siswa belajar berani mengeluarkan pendapat secara individu ( No keroyokan !). Pembiasaan ini dirasa cukup efektif. Selama berjalannya pembiasaan tersebut saya bisa menganalisa mana siswa yang aktif dan yang tidak. Sehingga saya bisa melakukan tindakan pada siswa dengan baik. Siswa membiasakan untuk berani mengemukakan pendapat, bertanya, ataupun menyanggah. Siswa juga berani tampil di depan umum.
Iklan