Apa itu kurikulum ? Mengapa Kurikulum ? dan Bagaimana itu Kurikulum ? nah semua ini akan kita kupas tuntas. Untuk sedikit membuka pengetahuan kita tentang kurikulum, coba baca puisi ini dulu :

IMG_20140903_160907Analogi Kurikulum 1

Apa sih kurikulum itu?

Sebenarnya sudah banyak definisi dari kurikulum. Kita bisa menggali informasi baik via media internet, ataupun media lainnya. Kata-kata yang berkaitan dengan kurikulum yaitu;

1.Pedoman/Acuan/Patokan

2. Seperangkat pembelajaran yang memiliki komponen ;

A. Tujuan

B. Isi

C. Cara/Bahan Ajar

D. Penilaian

Jadi Kurikulum merupakan sebuah pedoman untuk mencapai taget. Dalam sebuah Kurikulum minimal terdapat 5 komponen diantaranya ;1 T (Tujuan), 3M (Materi), (Metode), (Media). Dimana 3M merupakan proses untuk mencapai tujuan. Berhasil tidaknya tujuan, maka harus ada sebuah evaluasi. Komponen terakhir adalah 1 E(Evaluasi). Untuk melakukan evaluasi dalam sebuah pembelajaran/kurikulum, maka harus ada sebuah tujuan yang jelas. Dalam proses pembuatan kurikulum tentunya harus dengan perencanaan yang matang baik dari sisi materi ataupun aspek lainnya.

Dalam pandangan agama manusia dibekali tugas untuk mengubah kehidupan menuju arah yang lebih baik. Sudak ditundukan segala isi alam sebagai bahan dasar pendukung. Pendidikan merupakan usaha sadar yang terencana. Perencanaannya yaitu dengan pembentukan kurikulum dengan target pembentukan sikap (karakter). Fungsi pendidikan untuk menyampaikan manusia sampai kearah hidupnya.

IMG_20140903_160856

Analogi Kurikulum 2

Kurikulum secara teoretis memiliki berbagai aspek tinjauan ; filsafat pendidikan, ilmu pendidikan, psikologi, sosiologi antropoloi, sains dan teknologi. Sehingga sesungguhnya penyusunan kurikulum dapat dibuat berdasarkan, dimana bahan penelitian diambil dari mana saja. Kurikulum bisa di sesuaikan dengan konteks kultur geografis masyarakat Indonesia.

Kurikulum pada tataran konsep di susun oleh ahli di perguruan tinggi, praktisi dan lain sebagainya. Selain itu ada penyusun dari luar yang ikut serta mendukung pembuatannya. Kurikulum sebagai integrator, di mana memiliki pembuat dan penjelasan tentang makna. Kurikulum 2013 merupakan penyesuaian dari kurikulum sebelumnya. Jadi Kurikulum 2013 melengkapi kurikulum sebelumnya yng pernah digunakan.

Mengapa kurikulum ?

Peran kurikulum sebagai integrator adalah untuk pembentukan watak. Pada kurikulum 2013 memiliki spesifikasi yang lebih mendetail. Terdapat 4 kompetensi dasar yang harus di dapatkan oleh siswa yang di atur oleh kurkulum 2013.

Terdapat empat jenis Kompetensi yaitu; K1 merupakan kompetensi dasar spiritual. K2 merupakan kompetensi bidang sosial. K3 merupakan pengetahuan, K4 Keterampilan. Untuk contoh kita bahas krikulum 2013 di SD. Kurikulum yang digunakan menggunakan metode holistik. Standar proses yang semuala hanya fokus pada ksplorasi, elaborasi dan konfirmasi. Mulai saat ini dilengkapi dengan mengamati, menanya, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, dan menciptakan. Belajarpun bisa dilakukan di mana saja. Penilaian pada kurikulum 2013 berbasis kompetensi. Bahan penilaian adalah sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Proses ini dilakukan untuk mendapatkan nilai otentik.

Banyak guru yang merasa kesulitan melaksanakan kurikulum 2013 bukan karena sulitnya kurikulum 2013. Tapi bisa dikarenakan sukarnya untuk mengawali pelaksanaan/ menyiapkan amunisi mengajar dengan kurikulum baru.

IMG_20140903_160921

Analogi Kurikulum 3

proses pembelajara pada kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik dan kontekstual. Sehingga kemampuan kreativitas dapat diperolaeh melalui;

@Mengamati

@Menanya

@Menalar

@ Menocba

@Membentuk jejaring

Kurikulum 2013 menggantikan kurilkulum sebelumnya yaitu kurikulum KTSP. Mulai tahun 2006 sudah di berlakukan kurikulum KTSP.

IMG_20140903_160940

Analogi Kurikulum 4

Iklan